KUE CUBIT


Sudah pernah makan kue cubit? Jujur, saya belum pernah.



Beberapa waktu yang lalu saya melihat beberapa aktris meng-upload berbagai varian kue cubit di akun instagram mereka. Saya kemudian berpikir untuk membuat kue cubit sendiri walaupun saya belum pernah membuat kue apapun sendiri selama ini. Langkah pertama yang saya lakukan yaitu mencari resep kue cubit di Google. Setelah saya baca, ternyata bahan dan cara pembuatannya tidak begitu sulit. Resep kue cubit ini saya dapatkan disini.

Alat:
-cetakan kue (saya membelinya di Toko Progo Yogyakarta, harganya sekitar 15 ribu)
-mixer
-wadah untuk mencampur adonan
-sendok

Bahan:
-100 gram tepung terigu
-3 butir telur
-100 gram gula pasir
-100 gram mentega yang dilelehkan
-1/4 sdt vanili bubuk
-1/4 sdt soda kue
-1/2 sdt baking powder
-meses atau keju sesuai selera

Cara pembuatan:
-siapkan wadah lalu masukkan 3 butir telur dan 100 gram gula pasir. Kocok terus hingga mengembang.
-masukkan tepung terigu dan aduk perlahan sampai rata
-masukkan mentega yang sudah dilelehkan, aduk.
-masukkan vanili, soda kue, dan baking powder sesuai takaran lalu aduk lagi hingga merata.
-oleskan mentega terlebih dahulu di tempat pencetak kue agar tidak lengket dan susah diambil.
-masukkan adonan pada tempat pencetak kue, gunakan api kecil agar tidak gosong.
-taburkan meses atau keju setelah kue terlihat mengembang dan matang



Sebagai pemula tentu saya mengalami kesulitan dan melupakan hal-hal kecil yang seharusnya dipersiapkan, seperti lupa membeli kuas untuk mengoleskan mentega di tempat pencetak kue sehingga saya mengoleskannya dengan sendok kecil :p bagian bawah kue cubit pun juga gosong-gosong sedikit :p
Walaupun rasanya belum seenak yang biasanya dijual di pasaran, saya tetap senang karena si adik langsung melahap 8 buah kue cubit sekaligus! :D

[Buku] THE STORY OF DOGS




Hai! Sebagai selingan dan singkat saja, kali ini saya mau bercerita tentang salah satu buku yang paling "berkesan" bagi saya ^^ sudah sejak lama saya menjadi followers mbak @AlberthieneE. pembaca mana yang tidak tahu tentangnya? saya sendiri memfollow beliau karena beliau seorang penulis hebat dan foto-foto lucu anjing-anjingnya.
saya lupa kapan tepatnya, yang pasti saat itu setelah membaca tweet beliau saya langsung menulis cerita pendek tentang anjing.
awalnya saya tak yakin kalau tulisan saya bisa ikut dalam buku beliau, namun tak disangka saya bisa menjadi bagian buku The Story of Dogs.






Ciao!
@elizabethgrs

day 8: selfie bersama setelah survey

Haiii semuaaa...
Saat ini saya sedang dalam posisi siap untuk tidur, di salah satu kamar kontrakan yang digunakan selama KKN berlangsung. Hampir semua sudah tidur. Lampu-lampu sudah dimatikan. Jadi tulisan ini ditulis dalam gelap dan diketik alakadarnya dengan sebuah telepon genggam pintar.
Sebenarnya saya ingin cerita runtut dari hari pertama KKN dengan segala kisah suka duka dan mood yang sangat mudah naik turun namun kali ini saya lebih tertarik membahas kegiatan foto-foto tadi siang.
Awalnya saya dan kelima teman lainnya berencana berkunjung ke rumah warga yang dijadikan sebagai pondok baca namun sayangnya sang pemilik sedang pergi sehingga kami memutuskan untuk pulang. Kontrakan kami yang hanya berjarak beberapa langkah dari rel kereta membuat kami berpikir mengapa tidak berfoto bersama di rel kereta sebagai kenang-kenangan? Akhirnya kami berfoto-foto ria disitu sambil sesekali was-was kalau saja ada kereta yang akan lewat. Hihi. Beberapa foto kami:




Salam zZzz...
@elizabethgrs

H.a.i

Sedang berhasrat menulis lagi..comingsoon cerita random tentang KKN yang sedang saya jalani ;) Ciao!

[Song] Sara Haze


Bloggy, pertama kali saya tahu tentang Sara Haze yaitu dari film Safe Haven. Kebetulan lagunya menjadi salah satu soundtrack di film tersebut. Lirik dan jenis lagu yang sejalan dengan selera saya membuat saya menjadi salah satu fans-nya :) Beberapa lagu Sara Haze yang saya suka:

1. Moonshine
"...Cars and stop signs
Streets that look like concrete rivers going nowhere
Were surrounded lets surrender
Run away right into thin air
Boy take my hand lets disappear too many city lights round here
Follow my heart into the trees under the stars
We can lose ourselves in the midnight
We can find our way in the sunrise
Grab a mason jar full of fireflies to be our light
Look in my eyes, you got the moon, I've got the shine..."



2. I Want You Anyway
nah yang satu ini favorit saya :D
"...who you love is like watching the sunset, so beautiful going down
it's gonna get dark and everybody knows it, who you love is like watching the sunset..."



3. Every Heart
"...every heart has a story to tell..."



Ah, saya yakin sebentar lagi ia bisa go international.hihi.. Ohya kalau mau tahu lebih banyak, bisa juga lihat websitenya Sara Haze. Have a nice weekend bloggy!


the amatir singer,
@elizabethgrs

who, what, read

image from here

"...baca Kitab Suci, doa tiap hari kalau mau tumbuuuh..."
petikan lagu tersebut kerap dinyanyikan oleh anak-anak di Gereja. Nah berhubungan dengan baca-kitab-suci, dini hari ini saya mau berbagi salah satu ayat indah dari Yohanes 14:14 :
"Jika kamu meminta sesuatu kepada-Ku dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya."
He's totally great. God bless you, bloggy :)

insomnia girl,
@elizabethgrs

Love Me or Love Me Not



Dear lovely bloggy..it's my first post in August..yeaaay ;)
saya mau sedikit share tentang relationship thingy yang tiba-tiba mengganggu pikiran saya dini hari yang dingin seperti ini :o Eitts.. ini bukan sesi curhat, ehm, jadi pemeran utamanya belum tentu saya ya :p Bukan hal yang terlalu serius tetapi perlu diperhatikan agar tidak menjadi masalah serius :) 
Baik kita mulai dengan pertanyaan: 
Apakah Anda memiliki akun media sosial? Pernahkah kekasih Anda cemburu pada siapapun-teman-Anda di media sosial itu? Apakah salah untuk cemburu? Bukankah cemburu katanya tanda cinta? ah, pertanyaan terakhir memang konyol, lupakan.
Tetapi menurut saya, seseorang yang memiliki hubungan harus saling menjaga perasaan pasangannya terlebih di ranah media sosial, dimana segala sesuatu dapat menjadi hal yang sangat sensitif. Tidak ada yang salah dari rasa cemburu, hanya bagaimana kita mengontrolnya agar tidak berlebihan dan tidak membuat muak pasangan. Lagi pula tidak semua teman di media sosial dapat dikenalkan pada pasangan bukan? Entah teman sekolah, teman kuliah, teman satu gereja, atau teman kantor :) Tulisan dan bahasa yang digunakan dalam media sosial juga sering memiliki persepsi yang berbeda tiap orang yang membacanya. Makanya penting untuk menjaga kepercayaan. Selama masa menjalin hubungan pasti satu sama lain juga sudah mengenal karakter pasangannya, hal apa yang membuatnya tertawa bahagia, hal yang tidak ia suka, dll. Namun adalah salah jika Anda "bersekongkol" dengan teman agar tidak menunjukkan sesuatu-apapun itu di media sosial sehingga pasangan tidak tahu, tidak cemburu, dan tidak menimbulkan masalah atau pertengkaran. Memang hal itu bisa digunakan untuk mencari amannya saja, tetapi sadar atau tidak, Anda membuat pasangan menjadi jelek dimata teman anda. You degrading her/him. Daripada tidak jujur seperti itu, tinggal beri pilihan saja: love me or love me not. Bagi saya, muak untuk membayangkan terus-terusan hidup dalam kebohongan dan "persekongkolan" seperti itu :)


good night good morning,
@elizabeth9race J